Pemandangan yang hanya terjadi sekali dalam setahun di halaman kantor pendidikan putra dan masjid Nurussalam putri hari ini kembali terlihat. Rabu (12/10), Ponpes Nurussalam menyelenggarakan Imtihaanul Khitobah atau bisa disebut Speech Examination.
Kegiatan yang lebih tepat dinamakan sebagai ujian, merupakan awal dari rangkaian ujian pesantren yang akan dihadapi oleh para siswa dan siswi kelas XII. Dalam ujian ini, mereka menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam berpidato bahasa arab dan inggris dengan mengangkat berbagai tema yang menarik di hadapan semua warga pesantren dan juri.

Sorak takbir dari para audiens terdengar nyaring di tempat ujian sebagai bentuk support mereka untuk 15 siswa dan 34 siswi kelas XII yang akan berpidato di hadapan mereka dari pagi hingga siang hari. Karena jumlah peserta siswi yang lebih banyak, ujian yang diselenggarakan di halaman masjid Nurussalam putri akan berlanjut hingga hari Kamis (13/10) besok.
Di akhir ujian ini, diadakan penyerahan penghargaan bagi 3 siswa dan 2 siswi yang menampilkan pidato paling terbaik diantara yang terbaik dari para peserta. Meskipun bukan kompetisi, hal ini tetap dilakukan dengan maksud menghargai peserta yang latihan lebih giat dan lebih baik dalam menyampaikan pidatonya, juga menampilkan pidato dengan kriteria yang paling tepat. Hal ini juga ditujukan sebagai bentuk motivasi bagi peserta dan siswa-siswi yang menonton agar bisa belajar lebih baik dalam berpidato. Karena nantinya, para siswa-siswi ini harus memiliki kemampuan pidato atau khutbah yang baik saat terjun sebagai da’i di ruang lingkup yang lebih luas.
