Tak ada gading yang tak retak. Begitu pun setiap organisasi, tidak ada yang berjalan sempurna. Saran dan kritik pasti selalu mengiringi berkembangnya sebuah organisasi. Saran dan terutama kritik bukanlah sekedar kata-kata negatif melainkan sebuah kesempatan dan masukan bagi organisasi untuk menjadi lebih baik.
Hari kamis (16/02) Organisasi Pelajar Pesantren Nurussalam (OPPN) putri menyelenggarakan program rutin tahunan yang biasa disebut “Forum A’do” oleh para santriwati. Sebagaimana namanya, program ini berbentuk forum yang terdiri dari para pengurus OPPN dan juga para anggota kepengurusan yang terdiri dari santriwati MTS -atau yang biasa disebut A’do.
Dalam forum ini, pengurus memberikan kesempatan kepada A’do untuk memberikan kritik dan menyampaikan saran untuk kepengurusan, ataupun mengutarakan pertanyaan tentang program OPPN yang belum ia pahami.
Program ini diselenggarakan dari setelah shalat ashar sampai jam 5 (lima) sore, lalu dilanjutkan pada malam hari setelah isya sampai selesai. Forum ini bertempat di asrama santriwati, dengan per-divisi dari para pengurus yang bergantian masuk ke 8 (delapan) kamar A’do secara bergantian.

Adapun, para pengurus dan A’do memiliki waktu 15 menit/divisi untuk berdialog mengenai kritik,saran, ataupun pertanyakan yang diajukan. Tentunya dengan peraturan menggunakan bahasa dan kalimat yang sopan serta tidak menyinggung atau menyakiti antara satu pihak dengan yang lainnya.
Pengurus OPPN putri menyelenggarakan program ini tentunya bertujuan sebagai salah satu upaya mengembangkan organisasi. Dengan mewadahi kritik dari para A’do untuk mengetahui letak kesalahan yang harus diperbaiki, dan saran yang membangun untuk inspirasi perbaikan program atau bahkan program baru yang bermanfaat.