Tak henti memotivasi para santri, ponpes Nurussalam kembali mengundang seorang Syekh dari Mesir untuk mengobrol bersama para santri juga para dewan guru. Hari sabtu-minggu, dua hari beturut-turut, Syekh Dr. Abdul Hamid Abdul Wahhab Muhammad Ali berjumpa dengan para santri dan para dewan guru ponpes Nurussalam. Bolak-balik dari masjid putri ke masjid putra Nurussalam demi menyampaikan ilmu yang sangat bermanfaat bagi mereka.

Kegiatan ini diberi nama, Ad-Daurotul ‘Ilmiyah yang bertemakan Ilmu Bahasa Arab. Dauroh yang dikelola oleh panitia dari ponpes Nurussalam yang diketuai Ustaz Khoirul Abidin ini berlangsung sejak Sabtu (20/11) pagi hingga Minggu (21/11) siang. Terdiri dari beberapa kegiatan, yaitu :

  1. Diskusi Bersama divisi bahasa ponpes Nurussalam

Diskusi ini dilaksanakan pada hari Sabtu pagi, sejak setelah shubuh hingga pukul 06.00 WIB. Untuk divisi bahasa putra, dan pada pagi hari Minggu di jam yang sama untuk putri.

2. Dauroh Ilmiyah bersama dewan guru ponpes Nurussalam

Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu selama 4 jam setengah, sejak pukul 07.30 sampai dengan pukul 12.00 WIB. Dalam kegiatan ini, Syekh Abdul Hamid menyampaikan beberapa ilmu tentang bagaimana cara mengajar dengan benar. Baik dalam mengajar Ilmu Bahasa Arab ataupun dalam ilmu lainnya.

3.Jalasah Hiwaariyah bersama santri

Jalaasah Hiwariyah ialah dimana Syekh Abdul Hamid duduk dan mengobrol langsung bersama santri ponpes Nurussalam. Beliau mengajak santri untuk belajar tentang ilmu Bahasa Arab, kosakata-nya, juga menyampaikan motivasi kepada mereka agar mencintai Bahasa Arab yang mana merupakan bahasa Alquran ini.

 Kegiatan yang terdiri dari 4 sesi ini mengundang respon yang sangat antusias dari santri. Pembawaan Syekh Abdul Hamid yang seru dan menarik membuat para santri betah untuk berlama-lama duduk di majlis ilmu bersama beliau. Penyampaian ilmu yang diselingi dengan intermezo, juga dibubuhi doorprize membuat atmosfer jalaasah hiwariyah ini menjadi semakin seru. Meskipun hadiah yang diberikan tidak seberapa tinggi harganya, namun tetap berarti dan sangat membekas bagi para santri.

Sayangnya, pada saat sesi ke-3 Syekh Abdul hamid mengalami sakit. Beliau yang harusnya mengisi dan bertemu santri shigor putri pada malam minggu tidak bisa hadir ditempat. Hal ini tentu membuat kecewa dan sedih para santri. Bahkan diantaranya ada yang sampai menangis karena kehilangan kesempatan untuk bertemu dan belajar dari guru yang mulia ini. Akhirnya, demi mengobati kesedihan para santri, kegiatan malam itu diisi oleh Ustaz Ismail Falahiey, S.T., salah satu guru ponpes Nurussalam. Meskipun tidak mendapat ilmu dari pemateri utama, setidaknya mereka dapat menimba ilmu yang sama dari guru yang berbeda.

Alhamdulillah, kesehatan Syekh Abdul hamid lekas pulih, sehingga pada esok harinya beliau bisa Kembali meneruskan kegiatan sebagaimana jadwal yang tertulis.

Dua hari yang sangat mengesankan bagi seluruh warga ponpes Nurussalam. Mereka dapat menikmati kesempatan untuk bertemu, duduk Bersama, dan menimba ilmu dari guru yang mulia ini. Semoga Syekh Abdul Hamid selalu diberi kesehatan agar bisa terus menyebarkan ilmu nya kepada ummat. Besar harapan para dewan guru, bahwa dengan diadakannya talkshow seperti ini akan terus meningkatkan semangat santri untuk belajar dan mengamalkan ilmu yang bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *