مَنْ عَرَفَ بُعْدَ السَّفَرِ اِسْتَعَدَّ

“Barangsiapa tahu jauhnya perjalanan, bersiap-siaplah ia”

Sebelum menempuh perjalanan yang jauh, seseorang tentunya akan menyiapkan perbekalan. Menjadi seorang dai merupakan suatu perjalanan yang jauh, sebuah perjuangan yang panjang. Oleh karena itu, hendaklah seorang dai mempersiapkan bekal yang cukup untuk menempuh perjalanan tersebut, yakni berupa ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan umat.

Maka dari itu, ponpes Nurussalam menyelanggarakan Tazwidu Du’at untuk para santriwan dan santriwati kelas akhir. Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan para santri yang akan segera lulus dari pesantren untuk menjadi seorang dai dan daiyah yang matang sebelum menghadapi tantangan di lingkungan masyarakat.

Tazwidu Du’at ini berlangsung selama 3 (tiga) hari, sejak hari sabtu (18/6) sampai senin (20/6) malam. Kegiatan ini diisi oleh para pemateri yang luar biasa yang bersedia untuk berbagi ilmu dan pengalaman agar para santri memiliki gambaran tentang perjalanan yang akan mereka tempuh sebagai seorang pendakwah.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap setahun sekali, diselenggarakan di masjid putra dan putri ponpes Nurussalam. Semoga dengan diselenggarakannya kegiatan ini, para santri dapat menjadi kader dakwah yang memiliki semangat juang yang tinggi untuk terus berusaha memberikan manfaat bagi umat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *